Manfaat, Tips dan Trik, Kecantikan, Kesehatan

10 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Anda

dhika info






Manfaat madu bagi kesehatan adalah suatu hal yang tidak bisa disangkal khasiatnya bagi umat manusia.
Madu adalah Produk dari nektar bunga yang diubah oleh lebah ini karena proses kimia ini telah melewati rentang waktu yang membuatnya menjadi "muntahan" yang terasa manis, dan telah dikenal sebagai obat mujarab berwarna emas. Madu telah memegang peranan penting atas manusia sejak zaman kuno.

Madu telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat-obatan. Seperti dinukil Smithsonian.com, penggunaan madu paling awal yang pernah tercatat, berasal dari tablet tanah liat milik bangsa Sumeria, yang menyampaikan bahwa madu digunakan di 30 persen resep pada saat itu. Orang-orang Mesir kuno menggunakan madu secara teratur untuk mengobati masalah kulit dan mata; seperti yang dilakukan orang-orang Yunani, Romawi, dan sejumlah kebudayaan lain.

Dan sejak itu, bersamaan dengan menjadi hadiah favorit untuk para dewa dan digunakan untuk pemanis kue dan minuman, manfaat madu bagi kesehatan juga telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Madu banyak dipuji sebagai obat untuk segala penyakit mulai dari luka gores hingga kanker. Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan madu yang paling terkenal. Tidak peduli apakah manfaat ini telah dibuktikan oleh ilmu pengetahuan atau diturunkan melalui tradisi cerita rakyat, mereka membuktikan bahwa khasiat madu adalah selezat rasanya. Berikut adalah beberapa manfaat madu bagi kesehatan :

1. Menenangkan batuk
Sebuah studi 2007 dari Penn State College of Medicine yang melibatkan 139 anak-anak, menemukan bahwa soba madu mengungguli obat batuk, seperti dextromethorphan (DM), dalam menenangkan batuk malam hari pada anak-anak dan meningkatkan kualitas tidur mereka. Studi lain yang dipublikasikan di Pediatrics memasukkan 270 anak-anak berusia 1-5 tahun yang memiliki gangguan batuk malam hari karena pilek kecil. Dalam penelitian ini, anak-anak yang meminum dua sendok teh madu 30 menit sebelum tidur, diketahui batuk lebih jarang, lebih ringan dan lebih mudah tidur bila dibandingkan dengan mereka yang tidak meminum madu.

2. Meningkatkan ingatan
Menurut penelitian yang dilansir Reuters, 102 perempuan sehat usia menopause diminta untuk mengkonsumsi 20 gram madu sehari, mengambil terapi hormon pengganti yang mengandung estrogen dan progesteron atau tidak usah melakukan apa-apa. Setelah empat bulan, mereka yang mengambil madu atau hormon pil mampu mengingat satu kata tambahan dari 15 kata yang disajikan pada tes memori jangka pendek. Meski begitu, beberapa kritikus mengatakan bahwa penelitian itu tidaklah ilmiah karena masih bersifat kecil dan tidak berlangsung lama. Tapi tetap saja, khasiat madu bisa terlihat.

3. Mengobati luka
Manfaat madu bagi kesehatan dalam banyak penelitian, secara efektif mampu mengobati luka. Dalam sebuah penelitian di Norwegia, madu terapi yang disebut Medihoney (madu Selandia Baru yang mengalami proses pemurnian khusus) dan Norwegian Forest Honey ditemukan mampu membunuh semua jenis bakteri pada luka. Dalam studi lain, 59 pasien yang menderita luka dan borok kaki, dimana 80 persen diantaranya gagal sembuh dengan pengobatan konvensional, diberikan madu yang belum diolah. Semuanya kecuali satu kasus menunjukkan peningkatan yang luar biasa setelah pasien diberikan dosis tertentu dari madu. Luka yang steril di awal penelitian, tetap steril sampai sembuh, sedangkan luka infeksi dan bisul menjadi steril dalam waktu satu minggu setelah pasien meminum madu.


4. Menyediakan nutrisi
Menurut Badan Madu Nasional AS, madu mengandung "sejumlah kecil beragam vitamin dan mineral, termasuk niacin, riboflavin, asam pantotenat, kalsium, tembaga, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium dan seng." Jadi, alih-alih menggunakan madu dan bukannya gula sebagai pemanis makanan, akan memberi Anda lebih banyak nutrisi untuk kalori harian Anda.


5. Berpotensi mencegah sel darah putih rendah
The Mayo Clinic mencatat bahwa madu dapat menjadi cara yang menjanjikan dan murah untuk mencegah jumlah sel darah putih rendah yang disebabkan oleh kemoterapi. Dalam satu percobaan kecil, 40 persen pasien kanker yang diketahui berada pada risiko neutropenia (jumlah darah yang sangat rendah) tidak mengalami kejadian lebih lanjut dari kondisi tersebut setelah meminum dua sendok teh sehari madu selama mengalami kemoterapi. Penelitian lebih lanjut diperlukan, tetapi madu ini mungkin memiliki potensi besar.

6. Dapat meredakan alergi musiman
Banyak orang yang amat yakin dengan kemampuan madu untuk mengurangi gejala alergi musiman. Madu memiliki efek anti peradangan dan dikenal dapat menenangkan batuk. Madu mungkin nampak memberi peregangan atas banyak penyakit, tapi khasiat madu untuk mengobati alergi belum terbukti dalam studi klinis. Meski begitu, beberapa ahli mengatakan bahwa madu dapat mengandung jejak serbuk sari bunga, dan paparan sejumlah kecil alergen bekerja secara baik dalam mengobati dan memerangi reaksi. Apakah itu dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan atau tidak, masih samar-samar, tetapi paling tidak madu adalah obat "penyembuh" yang lezat.

7. Mematikan berbagai bakteri resisten antibiotik
Dalam studi klinis, madu berkualitas medis telah terbukti dapat membunuh patogen penyakit karena makanan seperti E. coli dan salmonella, serta patogen yang tahan terhadap metisilin seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, yang keduanya terdengar umum di rumah sakit dan kantor dokter.
8. Dapat membantu memetabolisme alkohol
Yang satu ini pasti akan membuat Anda para penggemar cocktail bergembira, NYU Langone Medical Center mengungkapkan bahwa madu yang diminum secara langsung mungkin, "meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme alkohol, sehingga membatasi keracunan dan mengurangi kadar alkohol lebih cepat." Ternyata madu banyak bekerja di tubuh kita.


9. Menjadi bahan bakar yang banyak untuk berolahraga
Banyak atlet bergantung pada minuman olahraga sarat gula untuk mendapat karbohidrat bahan bakar tubuh mereka sebelum dan selama berlangsungnya perlombaan, dan setelahnya, untuk membantu pemulihan otot. Mengandung 17 gram karbohidrat per sendok makan membuat madu menjadi sumber yang sangat baik dari energi alami yang lebih unggul daripada sumber konvensional lainnya karena dilengkapi dengan nutrisi tambahan. Dewan Madu Nasional merekomendasikan menambahkan madu dalam botol air Anda untuk meningkatkan energi selama berlatih. Makanan ringan dengan madu dapat dimakan sebelum dan sesudahnya, dan madu padat juga dapat dikonsumsi selama perlombaan.


10. Menyelesaikan masalah kulit kepala dan ketombe
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan pasien dengan dermatitis seboroik kronis dan ketombe, para peserta diminta untuk meminum madu yang diencerkan dengan 10 persen air hangat ke daerah permasalahan mereka dan membiarkannya selama tiga jam sebelum dibilas dengan air hangat. Semua pasien yang tadinya merasa gatal menjadi lega dan ketombe menghilang dalam waktu satu minggu. Bintik pada kulit benar-benar sembuh dalam waktu dua minggu, dan pasien yang mengalami rambut rontok juga ikut menunjukkan perbaikan subjektif. Dan ketika diterapkan secara mingguan selama enam bulan setelahnya, pasien tidak menunjukkan tanda-tanda kambuh.

Meski begitu, ada dua hal penting yang harus diingat tentang manfaat madu bagi kesehatan: Satu, hanya karena banyaknya manfaat kesehatan yang telah dibuktikan banyak orang, tidak berarti bahwa madu memiliki kalori yang ringan, karena satu sendok makan menghasilkan 64 kalori. Juga, itu penting untuk diingat bahwa madu tidak sesuai untuk anak-anak berusia dibawah 12 bulan karena dapat mengandung bakteri yang menyebabkan botulisme pada bayi.

1 komentar: